Tentang Hiswana Migas

Profil Ketua Umum

Profil  Ketua Umum DPP HiswanaMigas

DR. Ir. Eri Purnomohadi, MM
Ketua Umum DPP Hiswana Migas


DR. Ir. Eri Purnomohadi sejak muda sudah aktif di Hiswana Migas. Ia pernah menjadi Ketua DPC Hiswana Migas Tasikmalaya dan Ketua Departemen Transportir dan Kontraktor Angkutan BBM ke SPBU DPP Hiswana Migas (1997-2001). Hingga kemudian, tahun 2001-2003, pria kelahiran Tasikmalaya Jawa Barat, 11 Agustus 1961 ini mengomandani organisasi yang kini beranggotakan sekitar 9000 pengusaha migas di Indonesia. Tetapi, sesudah itu Eri sempat meninggalkan Hiswana Migas.
”Kepergian” Eri dari Hiswana Migas pun sebenarnya tidak jauh-jauh, karena ia dipercaya menjadi Anggota KomiteBadan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), 2003-2007. Tapi akhirnya ia kembali, dan alumni Fakultas Geologi UPN "Veteran" Yogyakarta, dan Universitas Indonesia, Program Studi Management Internasional (Strata-2 Magister Management) ini terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hiswana Migas 2010-2014. Pada saat memimpin Hiswana Migas ini, Eri masih sempat menyelesaikan program Doktor Manajemen Bisnis di MB Institut Pertanian Bogor (IPB), bidang Marketing, dengan disertasi terkait “persepsi Konsumen”.


Keluarga Migas
Dunia migas memang telah menjadi bagian hidupnya. Selain sebagai penerus generasi keluarga yang menggeluti usaha migas, Bapak empat puteri ini (tak ragu memilih bidang energi. Ia terjun ke bisnis ini sejak lulus kuliah, dimulai sebagai Direktur Teknik PT. KARYA MUKTI UTAMA AGUNG Bandung dan sebagai pengusaha SPBU (1993-2002), serta pengusaha keagenan minyak tanah Pertamina (1996-2002). Terakhir ia menjabat Direktur Utama (setelah sebelumnya Direktur Operasi) PT. ASSA MAS BUANA MAKMUR yang bergerak di bidang pelayanan dan penyediaan dalam pendistribusian BBM (Premium dan Solar) dan Non BBM termasuk Elpiji Pertamina ke masyarakat. Pelaksanaan jasa angkutan pelumas Pertamina dari Lube Oil Blending Plan (LOBP), Tanjung Priok ke Gudang Nusantara di Plumpang.
Selain itu, Eri juga aktif di berbagai organisasi, seperti KADIN dan Masyarakat Energi Indonesia. Seminar dan lokakarya di bidang migas juga telah diikutinya, baik nasional maupun internasional.